October 29, 2012

Tenaga Laboran menjadi Pranata Laboratorium Pendidikan

Artikel ini sudah saya postingkan di website kantor,  klik di sini....tapi walau demikian saya pada kesempatan ini akan memposting ulang di blog pribadi.


Oleh
Sarna Suryana, S.Pd.
(Laboran pada Laboratorium Struktur Tumbuhan
Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA
Universitas Pendidikan Indonesia)


Laboratorium merupakan ujung tombak pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat suatu perguruan tinggi. Laboratorium adalah unit penunjang akademik berupa ruangan tertutup atau terbuka yang permanen atau bergerak, yang dikelola secara sistematis untuk kegiatan pengujian, kalibrasi, dan atau produksi dalam skala terbatas yang menggunakan bahan dan peralatan berdasarkan metode keilmuan tertentu dalam rangka kegiatan pendidikan, penelitian, dan/atau pengabdian pada masyarakat (Kemendiknas, 2010: 3)
          Laboratorium sebagai sarana penunjang dan penelitian bagi mahasiswa menjadi ujung tombak dalam berintegrasinya antara ilmu teoritis dan ilmu aplikasi. Di dalam pembelajaran sains, laboratorium berperan sebagai tempat kegiatan penunjang dari kegiatan kelas. Bahkan mungkin sebaliknya bahwa yang berperan utama dalam pembelajaran sains adalah laboratorium, sedangkan kelas sebagai tempat kegiatan penunjang (Koesmadji et.all, 2000: 43). 
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, tenaga laboran/teknisi di laboratorium FPMIPA UPI khususnya melakukan berbagai layanan mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan pembelajaran praktikum mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai praktikum selesai bahkan di luar praktikum itu sendiri laboran/teknisi harus melayani para mahasiswa yang melakuka riset ataupun melayani dari pihak ketiga.
Sejalan dengan hal itu, Kemndiknas telah menetapkan program-program strategis antara lain pengembangan SDM melalui pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, baik untuk memenuhui kebutuhan organisasi maupun pengembangan kariernya. Demikian halnya, tenaga pendidikan yang mengelola laboratorium/kebun percobaan/bengkel kerja/studio, dengan jabatan teknisi/laboran/ instruktur ditingkatkan kompetensinya agar profesional sejalan dengan tuntutan laboratorium berstandar ISO 17025 (Kemendiknas, 2011).
Perangkat untuk mewujudkan pengembangan SDM teknisi/laboran pada khususnya yaitu pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 02/V/PB/2010 dan Nomor 13 tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan dan Angka Kreditnya.
Dengan peraturan tersebut otomatis memberikan energi baru bagi para laboran/teknisi atas perjuangan aspirasi yang cukup panjang mengenai sistem karier yang  sistematis dan jelas.
Pada Tanggal 22 Mei 2012 dan 04 Juni 2012  Dekan FPMIPA UPI sebagai bentuk responsif atas kebijakan dan implementasi melakukan sosialisasi kepada para laboran/teknisi se-MIPA untuk memberikan informasi pengertian, ruang lingkup, dan berbagai hal terkait Penerapan Jabatan Fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan dan Angka Kreditnya.
Pada peraturan ini, Jabatan Fungsional PLP terdiri atas tingkat terampil dan tingkat ahli sebagai berikut :
1.    Jenjang jabatan PLP tingkat terampil dari yang paling rendah sampai dengan paling tinggi yaitu :
Jabatan
Pangkat dan Gol Ruang
Pelaksana
Pengatur, II/c
Pengatur Tk I, II/d
Pelaksana Lanjutan
Penata Muda, III/a
Penata Muda Tk I,  III/b
Penyelia
Penata, III/c
Penata Tk I, III/d

2.    Jenjang jabatan PLP tingkat ahli dari yang paling rendah sampai dengan paling tinggi yaitu :
Jabatan
Pangkat dan Gol Ruang
Pertama
Penata Muda, III/a
Penata Muda Tk I,  III/b
Muda
Penata, III/c
Penata Tk I, III/d
Madya
Pembina, IV/a
Pembina Tk I, IV/b
Pembina Utama Muda, IV/c

Demikian uraian singkat mengenai jabatan fungsional baru yaitu Pranata Laboratorium Pendidikan semoga menjadi pencerahan bagi teman-teman laboran pada khususnya dan pada staf pegawai PNS pada umumnya.

Sumber :

Kemendiknas. 2010.  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 03 Tahun 2010 tentang jabatan fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan dan Angka Kreditnya. Jakarta.

Koesmadji, et.all., 2000. Teknik Laboratorium. Bandung : Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.

Tim Teknis Jabfung PLP. 2011. Sosialisasi Tugas Pokok Dan Analisis Kebutuhan Tenaga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Jakarta : Biro Kepegawaian Setjen Kemendiknas.
 

No comments:

Search by Google